About these ads

Pastikan Lampu Rem Tidak Mati Ketika Hujan!

Musim hujan saatnya ambil kembali mantel yang lama disimpan. Tak lupa selalu waspada dengan jalanan kena air hujan campur lumpur. Dengan kondisi seperti itu gampang sekali kita latihan drift (baca: ban ngesot). Penting sekali memperhatikan tekstur ban motor, apakah kembangannya masih bagus atau sudah tipis minta ganti. Tak lupa pastikan juga penerangan motor bekerja maksimal, kenapa ? karena tak jarang lampu motor mati menjadi awal sebuah tabrakan.

Suatu sore saya memutuskan menepi ketika hujan semakin deras. Sambil menunggu hujan reda, perhatian saya mengarah ke para pengendara motor yang tetap saja memacu tunggangannya meski hujan angin dan mereka tidak memakai memakai mantel (ada juga yang malah gak helm-an). Tak sedikit pula pengendara motor maupun sepeda kayuh yang kecipratan air jalanan dari mobil yang nyalip gak pake pelan. Terhibur juga dengan pemandangan seperti itu, haha. Masih dari tempat yang sama, tak jauh dari sana ada bapak paruh baya mengendarai motor lama yang lampu remnya mati, hendak melintasi genangan air didepannya. Karena lampu rem mati, motor dibelakangnya yang kebetulan bertipe sama, menabrak dari belakang. Kira- kira  kecepatannya 20 km/ jam, tak terlalu ngebut, tapi cukup membuat mbak-mbak di dekat saya yang ikut berteduh spontan menjerit melihat motor suzuki tipe lama itu ditabrak dari belakang. Untung saja kedua pengendara motor yang sama-sama bapak paruh baya itu tidak mengalami cedera, keduanya  pun tidak mempermasalahkan insiden itu. Saling meminta maaf, dan kemudian selesai. Keduanya melanjutkan perjalanan kembali.

DSC02674

*ilustrasi

Saya tahu ketika motor pertama hendak mengerem, lampu remnya tidak menyala, hingga membuat motor dibelakangnya ( meski berusaha menghindar ) tetap saja menabrak. Untung saja insiden itu tidak berbuntut panjang. Tidak perlu menunggu musim hujan, ketika riding harian-pun tidak jarang saya hampir nabrak dari belakang akibat motor didepan lampu remnya mati, ntar kalo nabrak malah sini yang disalahain, kan repot jadinya. Dari pada nabrak, mending langsung salip saja, cari aman. Jadi  dari cerita ini, mari kita saling berhati-hati ketika riding saat hujan, pastikan lampu depan dan belakang tidak bermasalah. Karena hal sepele seperti ini bisa berabe.

(bfa)

About these ads

Posted on 27.10.2013, in My Stories and tagged , . Bookmark the permalink. 5 Comments.

  1. ati2, kasus sruduk blkg bukan cuma ada pada roda4, roda 2 pun sangat mungkin terjadi.

    http://macantua.wordpress.com/2013/10/27/honda-youth-festival-full-report/

  2. Paling menakutkan adlh diseruduk dari belakang

  3. sepele tapi bisa fatal…apalagi kalo ujan, pandangan rada terbatas

  4. robert.parno

    seep…artikel yg bagus…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 165 other followers

%d bloggers like this: