Advertisements

Enaknya Riding saat Hujan . . . Kecipratan

Orang jawa dulu bilang bulan September sebagai asat-asat’e sumber , kalau di bahasa indonesia-kan jadi sumber air yang semakin berkurang (maksudnya musim kemarau), imho. Bulan berikutnya Oktober sebagai bulan  yang berlainan dengan September, saya lupa oktober itu plesetan jawa-nya jadi apa. Yang pasti mendekati akhir bulan cuaca didominasi hujan. Terutama bagi yang punya jemuran dan yang mau riding entah pagi, siang, sore atau malam, harap waspada dengan air yang datangnya main keroyokan.

                Derita yang sering dialami mayoritas masyarakat, meskipun saat hujan mereka sedang tidak riding, namun setelah hujan berhenti banyak sekali genangan air berserakan di jalanan, ini tentu mengganggu pengguna jalan raya khususnya pengendara motor. Kenapa saya memprioritaskan pengendara roda dua? Karena kendaraan roda empat terlalu mainstream mungkin hanya kotor bagian body luar, sedangkan pengendara roda dua tentu harus ekstra konsentrasi mengendalikan laju motor sembari menjaga keseimbangan terlebih saat macet parah.  Pengendara motor harus waspada dengan lubang dijalan yang tertutup genangan air, waspada kalau mau mengerem, dan juga harus waspada bila posisi sedang di belakang kendaraan lain.

                Kecipratan menjadi hal lumrah yang biasa terjadi di jalan. Apabila bro sist hendak bepergian setelah hujan, harap pakaian yang dikenakan dilengkapi dengan jaket. Meski berani kotor itu baik, tapi bicara kotor saat baju bagus yang kita kenakan kecipratan air jalan tentu sangat tidak baik. Ada satu cerita dari narasumber,  sebut saja Ganzimaru, dulu semasa ia sekolah pernah riding naik motor dengan seragam putih abu-abu. Berangkat dari rumah dalam keadaan ceria. Kemudian  apa yang terjadi, saat di perjalanan menuju sekolah ia kecipratan air jalan dari ban belakang motor di depannya. Walhasil sesampainya di sekolah, baju putih yang ia kenakan bermotif mirip macan tutul. Dengan spot-spot kecil menghiasi pakaian putihnya . . . sungguh indah . . wajah yang semula ceria menjadi kusut.

                Itulah salah satu fakta yang biasa terjadi di jalan ketika musim hujan. Cerita diatas saya bawakan kembali karena saat riding beberapa saat yang lalu baju yang saya kenakan hampir kena cipratan air.. untung ada jaket. Jadii bapak-bapak ibu-ibu yang mau pergi kondangan lebih hati-hati ya kalau naik motor saat musin hujan. Sayang lho atasan batik plus bawahannya mesti kotor di jalan. :mrgreen: . tapi by the way meski pakaian tetap rapi dan bersih karena pakai jaket saat di jalan, tetap saja motor jadi kotor, apalagi yang baru saja dibersihkan sampai kinclong. . . seakan sia-sia. *curhat* 😕

(#75)

Percuma kalau motor dicuci bersih tapi setelah itu kena hujan 👿

Advertisements

Posted on 03.11.2012, in My Stories, Otomotif and tagged . Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. kalau saya sedia baju dan sepatu di kantor bro 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: