Advertisements

Pesta Seni 2 UM . . . Hadirkan Berbagai Karya Kreatif


Pesta seni 2 merupakan acara anak seni UM yang berlangsung pada 12-14 November minggu kemarin, bertempat di gedung Samantha Krida (Sakri) Universitas negeri Malang (UM).  Di event tersebut dipertunjukkan berbagai kreasi seni mulai dari lukisan, fotografi, vektor art, serta karya 3D seperti patung berbentuk karakter dan papercraft. juga ditampilkan live perform dari anak-anak sastra.Masuk ke ruang pameran tidak dipungut biaya sepersen pun, hanya bayar uang parkir di depan gedung utama 🙂 .  Dari depan pintu utama di sebelah kanan ada berbagai karya dengan konsep airbrush, ada tribal art, dan vektor art. Ada juga papan permainan ular tangga yang bertemakan event ini lengkap dengan dadunya.

Memasuki ruang pameran, saya dimanjakan dengan berbagai karya seni yang menarik siapa saja yang melihat. Panitia sepertinya ingin memberikan bobot ruangan sama rata di sisi kanan dan kiri, disetiap bagian ruangan ada saja karya yang menarik dan mengundang decak kagum. Sementara di bagian tengah dipajang sebuah karya yang digambar dengan kapur diatas papan hitam. . .  digambar tersebut diceritakan ada sebuah perahu kertas yang bagian atasnya diikat dengan balon sembari mengarungi lautan.. entah apa maksudnya.

Kemudian ada juga lukisan abstrak dan aliran lukisan lain yang saya lupa alirannya apa saja . . mengingatkan saya akan pelajaran seni saat sekolah dulu. Di bagian tengah ruangan ,  dipertunjukkan kreasi karya 3D berbentuk patung karakter smurf menggunakan bahan paper clay, cmiiw. ada juga kreatifitas mahasiswa DKV membuat karya 3D papercraft dengan karakter Gatot Kaca vs. Captain America. . dilihat dari ekspresi kedua karakter, sepertinya kedua pahlawan  itu sedang bertikai.

Dari semua karya yang ditampilkan, ini karya yang paling saya suka 😀

Semua hasil karya yang dipamerkan saya acungi jempol, cuma perlu ada pembenahan di bagian tata letak ruangan di dalam gedung yang kurang dimaksimalkan penggunaannya. Penataan dengan konsep menyebar sama rata antara bagian kanan dan kiri ruangan menyebabkan pengunjung seperti bingung mulai melihat-lihat yang mana dulu. Mungkin lebih baik jika penataan karya-karya tersebut dibuat menyerupai lorong, jadi pengunjung bisa diajak mengikuti alur jalan seperti pameran lukisan pada umumnya, imho 😉 . di dalam ruang pameran juga masih banyak lahan kosong tidak terpakai. Mungkin karya vektor dan tribal art yang sebelumnya ditaruh di samping depan pintu masuk utama bisa diletakkan di dalam ruang pameran juga, jadi tidak terkesan karya yang dipamerkan sedikit, imho.

Secara keseluruhan pameran ini membuat saya kagum akan karya anak sastra UM yang kreatif dan inovatif. . .kalau perlu kedepannya buat pameran seni ini jadi lebih besar dan dikenal lebih luas lagi . Teruslah berkarya 😀

(#75)

 

Advertisements

Posted on 22.11.2012, in My Stories and tagged , , . Bookmark the permalink. 11 Comments.

  1. jadi kangen jalan2 di umn.

  2. Yudakuzuma

    keren ya… kemarin di jogja juga baru ada festival seni mangafest.
    hidup seni! CURRRR………. :mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: