Advertisements

Antara Publik Figur dan Buku Biografinya

Setiap kali saya ke toko buku selalu ada rak khusus untuk kategori buku biografi atau kisah inspiratif para publik figur. Entah memang dari penulis yang ingin memanfaatkan ketenaran mereka untuk cari untung, atau memang publik figur tersebut sengaja memberi job untuk penulis demi pencitraan diri?.Kedua alasan tersebut bisa saja benar.

Mungkin bro sis semua berfikiran sama dengan saya kenapa di toko buku banyak sekali buku biografi yang jumlahnya tidak sedikit. Ada beberapa buku yang membahas satu tokoh yang sama, pastinya dengan judul dan penerbit berbeda. Saya sendiri bingung apakah tiap buku memberikan sudut pandang yang berbeda tentang tokoh tersebut. Karena saya tidak beli buku biografi tersebut, jadi cuma menebak-nebak isinya lewat sinopsis di cover belakang buku :mrgreen: . Sepertinya sih sama ya isinya.. gak jauh dari kisah perjuangan hidup sang tokoh dimulai dari masa-masa sulit saat masih kecil hingga dewasa sampai sang tokoh berkarir hingga meraih kesuksesannya saat ini.

25092012-horz

Dari yang saya baca di media bahwa ada indikasi pencitraan diri publik figur terlebih lagi dengan semakin dekatnya pemilu 2014 , masing-masing tokoh mulai memasang strategi bagaimana dirinya bisa dikenal luas oleh masyarakat. Satu cara jitu yakni lewat media televisi, sering kita lihat iklan parpol yang mengusung pimpinan partainya dengan narasi menyebutkan Indonesia bisa lebih baik. Di tivi ada juga yang promosi buku biografi salah satu tokoh . . . narasi di iklan tersebut menyebutkan sang tokoh dulunya hidup serba pas-pasan. Saat masih kecil dijuluki anak singkong, kini tokoh tersebut punya peran penting dalam kemajuan Indonesia saat ini. Yaa . . kurang lebih seperti itu narasinya ๐Ÿ˜‰ .

Masih tentang buku biografi, kemasan buku dibuat semenarik mungkin dengan embel-embel best seller. ย Dan tulisan tersebut dicetak langsung dengan cover, berarti sebelum dipasarkan, buku tersebut diklaim sebagai buku dengan penjualan terlaris, padahal belum dijual. ๐Ÿ˜† (cmiiw). Kini untuk menjadi โ€˜narsisโ€™ tidak cukup lewat televisi, radio, media cetak dan elektronik, tapi sudah merambah ke dunia buku. (Imho). Lagipula kurang greget ย kalau cuma lewat baliho saja ๐Ÿ˜†

*nb : simak juga salah satu opini di kompasiana, pembahasannya mirip

(#75)

305006_229454840513091_76776240_n

photo sources photo1 & photo 3 : Mice Cartoon

Advertisements

Posted on 19.02.2013, in My Stories and tagged , . Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. Kayanya memang titipan si tokoh, soalnya keluarnya itu buku selalu menjelang momen tertentu, misalnya pilpres atau pilkada .

  2. ุจูุณู’ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู…ู ุงู„ู„ู‡ู ุงู„ุฑูŽู‘ุญู’ู…ูŽู†ูุงู„ุฑูŽู‘ุญููŠู’ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู…ู
    absen dl baru baca
    Sent from my BerryBerryยฎ via Bolo Konco Network

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: