Advertisements

Untuk Kesekian Kalinya Atribut Parpol Masuk Kampus!

DSC06222

Suasana kampus UB pagi tadi (4/6) masih lenggang dan tidak terlalu ramai mengingat minggu ini masuk minggu tenang. Tapi diparkir mobil depan gedung rektorat ada sedikit keramaian kecil , setelah saya turun dari motor dan melihat dari dekat, ternyata ada mobil Aburizal Bakri dan rombongan. Salah satu mobil tersebut membawa atribut parpol, ya apa lagi kalau bukan partai pohon beringin. Ada  dua masalah disini, pertama, peraturan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) secara tegas menyatakan atribut parpol tidak boleh masuk kampus. Kedua, ini bukan kali pertama ARB dan rombongan datang kekampus mengusung atribut parpol. April lalu bos PT. Lapindo Brantas tersebut pernah jadi pembicara utama di salah satu talkshow yang berlangsung di gedung Widyaloka, UB yang juga mendapat demo dari mahasiswa terkait masalah lumpur Sidoarjo yang tak kunjung selesai.

Jelas ini membuat geram, beberapa mahasiswa dari Eksekutif Mahasiswa (EM) dan Dewan perwakilan Mahasiswa (DPM) UB beriniiatif menutupi mobil yang membawa atribut parpol tersebut dengan kertas. Serta menempelkan kain bertuliskan ‘BELOM KAPOK BAWA ATRIBUT PARPOL?’ di bagian belakang mobil. Sedangkan pihak satpam kampus cuma bisa menyaksikan aksi para mahasiswa tersebut.

DSC06227

DSC06225

Dilansir dari Kompas Regional, ARB dan rombongan tengah datang ke UB menghadiri dialog bertajuk “Membangun dari Desa: Ekonomi, Koperasi dan UMKM serta pembangunan Kesejahteraan; Pendidikan, Kesehatan dan Jaminan sosial” yang terselenggara atas kerjasama DPP Partai Golkar dengan pihak kampus Universitas Brawijaya. Ir. Yogi Sugito selaku rektor menyatakan kedatangan Ical (panggilan ARB) ke kampus untuk tukar pengalaman saja, “Menurut Pak Ical, perguruan tinggi itu harus banyak memberikan masukan, termasuk pada dirinya yang mencalonkan presiden,” ujar Yogi.

Masih dari sumber yang sama, Rektor menuturkan kenapa ada mobil dengan atribut parpol bisa masuk, itu karena kesalahan teknis. Sebelum ke UB, Ical dan rombongan ada acara partai, dan tidak sempat ganti mobil non atribut parpol. Meski ada atribut seperti itu masuk kawasan kampus, menurut Yogi, politik praktis tetap tidak berpengaruh didalam lingkungan universitas. Hmm.. terus kenapa bulan April lalu atribut partai kuning itu bisa lolos masuk kampus ya ? apa ada kesalahan teknis lagi ? . Memang kalau berhadapan dengan pejabat elit, segala cara bisa dilakukan, peraturan bisa diakali. Sedangkan mahasiswa sebagai agen perubahan tidak bisa berbuat terlalu jauh.

(bfa)

Advertisements

Posted on 04.06.2013, in College|School and tagged , , . Bookmark the permalink. 4 Comments.

  1. wkwkwwk…kacian deh lu

  2. manusia perusak dan menyusahkan negara..gitu mau nyalon presiden

  3. salut! hahaha
    memang harus dibegitukan 😆

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: