Advertisements

Ketika Headset Membawa Maut

Sebuah penelitian oleh Richard Lichenstein dari University of Maryland Hospital for Children di Baltimore, AS, mengeluarkan data mencengangkan, jumlah kecelakaan pejalan kaki yang menggunakan earphone meningkat 3 kali lipat selama 2004-2011. Sekitar 70 persen korban mengalami cedera fatal akibat tertabrak mobil, kereta, truk, bis, dan kendaraan lain. Dan dua pertiga dari korban kecelakaan adalah pria yang berusia di bawah 30 tahun. (sumber: tmcmetro) .

Pejalan kaki saja bisa celaka hanya gara-gara memakai headset, apalagi mengendarai kendaraan. Beberapa bulan lalu, teman dari teman saya, dari rumahnya daerah Sidoarjo, berangkat menuju kampusnya di Surabaya. Berangkat niat menuntut ilmu, pulang hanya tinggal nama. Keluarganya mendengar kabar bahwa mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta di Surabaya ini tewas terlindas truk trailer saat melintas di jalur sibuk yang masih daerah Sidoarjo. ( saya kurang tahu tepatnya daerah mana ) . Kronologi menurut keterangan para saksi, korban yang pendidikan SMA-nya di Kota Batu ini mengendarai sepeda motor dan dari arah belakang melaju truk trailer. Supir truk membunyikan klakson karena hendak menyalip motor korban, namun korban sepertinya tidak dengar. Alhasil, saat truk menyalip motor korban tersenggol (entah kena spion, setir, atau lainnya) dan membuat korban terjatuh dan bagian perut terlindas ban truk hingga tewas seketika.

Tidak bisa membayangkan bagaimana kalau lihat sendiri peristiwa tragis seperti itu. Setelah diusut, ternyata korban diketahui berkendara sambil menggunakan headset. Mungkin korban menyalakan musik terlalu keras sampai suara klakson pun tak terdengar. Menurut penuturan teman yang ikut dalam pemakaman, ibu korban berulangkali jatuh pingsan. Innalilahi wainnalilahi roji’un . . . turut berduka cita untuk keluarga korban.

Tuk kesekian kalinya ini peringatan. Kepekaan menjadi alasan utama kenapa headset sangat diharamkan digunakan saat berkendara. Sebenarnya tidak apa-apa mendengarkan musik, asal suara sekeliling masih jelas terdengar. Mengutip pernyataan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Drs. Dwi Sigit Nurmantyas, SH, M.Hum, kepada sumber yang sama, penggunaan earphone / headset untuk mendengarkan musik saat berkendara maupun berjalan kaki sangat tidak dibenarkan. Sebab penggunaan earphone akan mengakibatkan berkurangnya sensorik untuk mendengar suara yang ada di sekitarnya seperti suara kendaraan, klakson, suara kereta, dan lain sebagainya.

“Saat menggunakan earphone untuk mendengarkan musik, orang akan mengalami gangguan dan kekurangan sensorik untuk mendengar suara yang ada di lingkungannya akibat tenggelam oleh suara musik yang didengarkannya,”

Berbanding  lurus dengan penggalakan sosialisasi safety riding, jumlah angka kecelakaan dijalan akibat kecerobohan pengendara terus meningkat dari waktu ke waktu. Mari kita men-safetyriding-kan diri demi keselamatan bersama.

(bfa)

Advertisements

Posted on 08.07.2013, in My Stories and tagged , , . Bookmark the permalink. 16 Comments.

  1. Dan beberapa temen ane masih ngeyel diomongin sama ane soal ini….

  2. Saya pernah coba pake handset, dan memang sangat mengganggu, jadi di tengah perjalanan saya lepas, dan tidak pernah pake lagi.

    • Saya dulu juga pernah pakai tapi kenapa bikin sakit telinga. selain itu takut ntar malah keasyikan.
      Sekarang gak lagi deh mending nyanyi dalam helm, musiknya dinyalain dari pikiran. hehe

  3. Yudakuzuma

    sering pake sih, tapi volumenya ngga gede2 amat. :mrgreen:

  4. Saya untuk menghilangkan ngantuk, juga pakai…hehehehe(dengan tolerasnsi) Suara klakson/mesin tetap dengar…. 😆

  5. Kalau saya, SANGAT TIDAK SUKA. Ribet dan kurang fokus kala riding.

  6. wasisimmortal

    ada yang cuma mau jalan 5km tapi pake headset, persiapan kabel2 nya aja 5 menit,,hahaa

  7. efek positif pakai headset bisa mengurangi stress dan emosi dijalan, efek negatifnya ya seperti itu
    http://sarikurnia980.wordpress.com/2013/07/09/sudah-tidak-aho-lagi/

  8. Artikel bagus,izin share ya mas…

  9. Untung dari dulu kuping gak cocok dipakein earphone (beda lho sama headphone) jadi gak pernah pake apalagi sambil jalan2 atau berkendara….tapi ada temen suka make gak tau deh pernah di sruduk apa enggak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: