Advertisements

“Jangan Mudik Menggunakan Motor”, Sepertinya Hanya Sebatas Anjuran

Gubernur Jakarta Joko Widodo beberapa waktu lalu memberikan pernyataan di media bahwa mudik menggunakan sepeda motor bukan berbahaya, tapi terlalu berbahaya. Menanggapi hal tersebut masyarakat punya pendapat bermacam-macam, seperti yang saya baca dari berbagai komentar yang masuk di fanspage Divisi Humas Mabes Polri. Simak komentar dari masyarakat terkait anjuran ini :

ScreenShot007

  • tidak sama orang kaya dengan orang miskin…..
  • Ini adlh kegagalan pemerintah yg BELUM bs memberi keamanan dlm sgl hal pd rakyatnya, jk sarana & prasarana disiapkan dg sebaik mungkin,mk tdk ada kt” tdk aman bg pengendara spd mtr.!
  •  yg bhaya itu klo lg mudik ada raziA
  • yg namanya dah turun ke jalan raya tetep berbahaya.gak usah pas acara mudik.tiap hari di jl.raya dah byk kok kecelakaan sepeda motor. itu udah nadsib dan takdir jadi gak usah di masalahkan.karna irit .motor dikampung dibutuhkan.gak repot cri tiket.naik apapun ada resikonya..selamat menjalankan ibadah puasa buat semua yg menjalankan
  • Motor” sendiri….nyawa” sendiri……biarin aj…….mang merugikan orang……jangan cm ngatur doang….mending mau nggratisin…….ongkos mudik skarang mahal bngt…….!!! Masing2 aj….jangan kbanyan ngatur……!!
  • Kurangnya layanan angkutan penumpang dari pemerintah juga memicu orang nekat pake kendaraan yg tidak memadai juga alias over kapasitas
  • kalo melarang pakai kendaraan bermtor roda 2,, siapin bis mudik gratis, kl mau melarang orang kasih pasilitas dong antar jemput pakai bis sampai kedepan pintu rumah di jamin aman …. mewakili masarakat luas.
  • pulang kampung cuma mao pamer sama saudara dan kerabat… padahal motor boleh sewa alias kridit… hahahahahahahahahaaaaaaaa
  • Rata2 pemudik motor itu tinggal di pelosok yg jauh dari terminal ataupun stasiun, shg utk perhitungan ekonomis mereka bw mtr sekalian utk transport di kampungnya dlm acara silaturahim…yg terpenting adalah sikap hati2 dan dilakukan pd siang hari serta pake sistem konvoi shg tdk saling salip yg membahayakan…utk itu pihak kepolisian bisa membantu pelaksanaannya dari titik awal mudik, tempat istirahat di tengah perjalanan dan pengaturan yg lainnya…(sekedar masukan)
  • kalian pada ributin apa seh.. mau naik motor mau mobil itu hak mereka.?? polisi di tugaskan untuk melindungi dan mengayomi masyarakat sudah strukturnya..
    klo mau naik mobil semua berani jamin gak ongkos tidak naik 2X lipat.. kita buruh bang..
  • kbnykn org pake roda 2 lbh irit ongkos..bisa istirahat kpnpun kita mau, sampai kmpung halaman kndraan bisa buat jalan2 atau silahturahmi..tp akan lbh bijak kalau calon pemudik kendaraanya di paketin dulu, trus kita naik kndaraan umum aja, kan ada tuh paket motor gratis PT KAI.
  • pemudik pake motor itu narik gasnya ky dikejar hantu…org mau nyebrang aja susah banget…coba dikasih tau..MAU CEPET KE RUMAH SAKIT atau PELAN SELAMET KE RUMAH SENDIRI…
  • yg jelas org yg mudik pk motor hrs siap stamina dan mental . kl gk terlalu beresiko.cape ngantuk dikit. Krg Konsentrasi Nyawa Taruhannya. mending naik travel. mahal dikit gk apa” bisa tidur lg…
  •  Ada “larangan”, tentu ada solusi…apa solusinya sdh ketemu dan ada jaminan apabila kita beralih ke angkutan umum?
  • bikers senang pengendara mobil ga terganggu ya mesti ada jalur khusus motor pak. Yang pentin safety riding.
  • Assalammualaikum…
    Izinkan u/ berpartisipasi memberikan suara disini…
    Sebagai pengguna roda dua, menurut saya sah2 saja jika mudik menggunakan KR2, TAPI dengan SYARAT. SYARATnya itu adalah :
    1. TERTIB LALU LINTAS.
    2. TIDAK MEMBAWA BARANG & PENUMPANG MELEBIHI KAPASITAS ANGKUT KENDARAAN.
    3. Gunakan POLA BERKENDARA KR2 sesuai dengan aturan keamanan.
    4. PILIHAN ADA DITANGAN Rekan2 sekalian
  • Klo mau aman pak polisi, kawal dong bikers yg mudik, masa moge aja yg dikawal. Teknisnya pikr aja sndiri, kalian kan jagonya
  • Saya hanya mensyukuri apa yg ada,,,,,jika gaji saya bsa bwt cicil mobil,,mngkn sya mudik naik mobil.

Ada beberapa hal menarik disini, disatu sisi mudik menggunakan motor mengancam keselamatan, disisi lain pemerintah belum bisa menyediakan sarana transportasi massal yang murah, aman, nyaman, dan tiba di tempat tujuan tepat waktu (imho). Kalaupun pemerintah mulai menggalakkan angkutan massal yang mendekati beberapa poin tersebut, masalah belum meratanya akses kemudahan transortasi massal di 33 provinsi juga menjadi hambatan. (orang mudik tidak hanya di  jawa dan sumatera )

Lagipula tidak semua daerah tujuan pemudik dekat dengan lokasi terminal dan stasiun. Kalau mereka misalnya naik bus berhenti diterminal, dan melanjutkan naik angkutan desa (angdes) dengan lebih dari sekali ganti angdes, apa tidak lebih mudah kalau bawa kendaraan pribadi saja ? apalagi kebanyakan mobil angkutan masih ngetem lama. Belum lagi terkadang supir angkutan menaikkan tarif secara sepihak. (imho, pengalaman pribadi) Namun saya turut mengapresiasi beberapa instansi yang menggelar acara mudik gratis, tahun berikutnya semoga ada penambahan armada sehingga makin banyak masyarakat yang ikut.  PT KAI juga mulai tahun ini menyediakan jasa angkut motor gratis .

Salah satu alternatif Pemudik dapat memanfaatkan jasa pengiriman motor

Meski anjuran itu beralasan demi keselamatan pemudik, okelah mulai banyak program mudik gratis dan transportasi umum yang menurunkan harga untuk musim mudik .Tapi disisi lain pemudik juga ingin hemat ongkos, selain itu motor yang dipakai juga berguna untuk ajang silaturahmi di kampung halaman. Kalaupun memaketkan sepeda motor menggunakan jasa pengiriman, tidak semua pemudik mau memanfaatkan, demi menghemat biaya. Lagipula banyak pemudik yang bersepada motor berombongsn agar dapat saling menjaga.

Jadi anjuran disini menurut saya tidak masalah, tapi semua pilihan tetap ada ditangan pemudik sendiri. yang penting tetap utamakan selamat. Karena tujuan mudik untuk bertemu keluarga, bukan bertemu Sang Pencipta.

(bfa)

Advertisements

Posted on 20.07.2013, in My Stories and tagged , , . Bookmark the permalink. 6 Comments.

  1. Yang suka yang ini, “tidak sama orang kaya dengan orang miskin…..”

  2. RSA Indonesia itu kadang asal njeplak aja bikin slogan. Gak mikir why-why-why-nya.

  3. Sulit sih bro. cz angka pertumbuhan manusianya juga mana mungkin bisa di cegah.

    Tapi memang solusi mudik angkut motor, dan naik transportasi massal yg diselenggarakan beberapa perusahaan dapat menjadi solusi. dan ini yg harus terus digalakkan dari tahun ke tahunnya

    pada dasarnya anjuran polisi untuk keselamatannya juga & menekan jumlah kecelakaan(demi keselamatan). Tapi disisi lain transportasi massal makin mahal, dan terbatas jumlahnya.

    cuma yg jadi perhatian, orang indonesia sudah terbiasa dengan naik kendaraan pribadi baik R2 / R4. di satu sisi untuk kemudahan menjangkau tempat-tempat yg diperlukan, disisi lainnya tempat tujuan serasa semakin dekat daftar kunjungan semakin banyak.

    contohnya dulu ane waktu belum punya kendaraan mudik pling ke tempat sanak saudara, dan makam doang, sisanya banyak bincang2 di rumah keluarga besar atau keliling di kampung doang yg deket2 ke temen lama. nah sekarang setelah punya kendaraan ada plusnya pergi ke tempat kuliner, tempat wisata, dll. dan ternyata banyak orang yg punya pemikiran yg sama, yg akhirnya bikin jalan macet 😀

  4. Mudik aman dan selamat taat peraturan 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: