Advertisements

Fenomena Ramadhan : “Kemajuan” Barisan

courtesy: prasetya.ub.ac.id

Bisa dikatakan selalu terjadi tiap tahun, manakala di awal-awal ramadhan masyarakat lagi semangatnya menyambut bulan puasa dengan penuh suka cita. Salah satu cara menyambutnya dengan datang ke masjid atau mushola terdekat untuk menunaikan solat tarawih. Sebenarnya solat ini hakikaatnya bukan solat penyambutan, tapi murni solat yang dilakukan sebulan penuh di bulan ramadhan. Tak masalah mau ikut yang berapa rakaat, yang penting niat untuk ibadah. Masih awal ramadhan biasanya antusias masih tinggi-tingginya.

Sampai pertengahan bulan atau sepuluh hari kedua, jumlah jamaah biasanya berkurang. Dari pengamatan subjektif, sebagian masyarakat biasanya diliputi rasa malas. Setelah berbuka puasa, mungkin kekenyangan atau gimana, abis magriban dengar adzan isya masih leyeh-leyeh, lalu ambil sikap, “Libur tarawih dulu dah, perut lagi gak enak nih” . sebagian lagi mungkin karena urusan kerjaan atau lain-lain.

Nah sepuluh hari terakhir, bukan saya suudzon atau gimana, ini murni penilaian pribadi selama bertahun-tahun lamanya mengikuti tarawih di masjid maupun mushola. Jamaah yang hadir untuk solat tarawih tidak sebanyak saat awal ramadhan. Biasanya, sebagian masyarakat lebih memilih ‘meramaikan’ pusat perbelanjaan seperti mall, pasar tradisional, swalayan, distro, dll. Selain itu, dalam rangka budaya tahunan mudik lebaran , terminal, stasiun, dan sejenisnya ikut menyita perhatian masyarakat.

pertama

Bisa dikatakan ini fenomena. Kebiasaan yang terus terulang tiap tahunnya. Yang perlu kita tahu tidak semua masyarakat seperti itu. Tak sedikit orang yang mampu menjalankan solat tarawih sebulan penuh. Tidak hanya orang tua, anak muda juga banyak yang niat tarawih tanpa bolong, respect sama mereka 😀 . Kesibukan tiap orang memang berbeda-beda. Saya juga maklum kalau banyak orang yang kadang melewatkan tarawih untuk mencari rejeki, kerja dari pagi sampai malam, demi uang lebaran. Mengenai barisan shaf tarawih yang makin hari makin maju, kita maklumi sajalah 😉

(bfa)

kedua

Ketiga

Advertisements

Posted on 06.08.2013, in My Stories and tagged , , . Bookmark the permalink. 4 Comments.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: