Advertisements

Kini Sang Garuda Mesti ‘Bersanding’ dengan Bapak Tua

Kini Sang Garuda Mesti 'Bersanding dengan Bapak Tuaa

Garuda Pancasila  sebagai lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),  dilambangkan dengan burung garuda menghadap kanan. Perisai di dada dengan lima sila Pancasila . Cakar memegang erat kain bertulis ‘Bhinneka Tunggal Ika’. Garuda Pancasila dirancang Sultan Hamid III dari Pontianak, dan kemudian disempurnakan oleh Presiden Soekarno. Lambang Negara yang punya makna dan sejarah panjang. Bagaimana para pendahulu kita berjuang keras menyusun, menetapkan, dan mempertahankan Pancasila dari intervensi pihak asing maupun dari sesama pribumi.

Jaman berganti, penjajahan bentuk baru telah berhasil mempengaruhi generasi era reformasi. Kapitalisme merasuk kedalam jiwa masyarakat. Kita seolah lupa dengan semangat garuda yang tetap kepakkan sayap lintasi cakrawala. Sejarah ada sebagai penyemangat kita melangkah.

Foto diatas saya ambil beberapa waktu lalu , bertempat di Monumen Sejarah Perjuangan KNIP, terletak di Kota Malang, tepatnya diseberang alun-alun kota. Bukti nyata bangunan bersejarah mulai tergerus kemajuan pembangunan modern. Kini garuda mesti “bersanding” dengan bapak tua.

(bfa)

DSC03639

Advertisements

Posted on 18.08.2013, in Fotografi, My Stories and tagged , , , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: