Advertisements

Jupiter MX Reverse Trike, Untuk Penyandang Disabilitas

Seringkali melihat para penyandang disabilitas berkendara dengan sepeda motor roda tiga. Dua roda belakang dan satu roda depan. Melihat mereka berkendara dengan sepeda motor modifan seperti itu, kini keterbatasan bukan halangan untuk beraktifitas. Meski saya sendiri belum mencoba mengendarai motor seperti itu. Mungkin cara ridingnya sedikit beda.

Sepeda motor roda tiga untuk penyandang dsabilitas ternyata masih terus dikembangkan oleh modifikator lokal. Umumnya roda belakang ada dua, dan depan satu. Tapi tidak dengan satu ini. Dimitri Rubiyanto, bapak asal Solo ini telah mengembangkan sepeda motor berbasis Yamaha Jupiter MX. Dimana sepeda motor berkubikasi 135 cc ini dimodif dengan dua roda depan dan satu roda belakang. Terbalik dengan yang ada pada umumnya. Desain sepeda motor roda tiga dengan desain reverse trike ( satu roda belakang, dua roda depan ) menurut Pak Rubiyanto jauh lebih safety. Sepeda motor dengan desain seperti ini bisa lebih stabil berkat tilting three wheel (TTW). Dimana sebuah kontruksi yang membuat kedua roda depan dapat miring sempurna saat belok.sekalipun dengan kemiringan ekstrim. Dengan penerapan TTW, dapat meminimalisir resiko jatuh. Jadi mirip produk dari Spyder yang pernah saya tulis disini.

Bapak yang tinggal di jalan Jambu Raya,Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, ini menuturkan, TTW merupakan teknologi yang sudah dipatenkan seorang kebangsaan Inggris pada tahun 1947, namun teknologi tersebut dibebaskan dan semua orang bisa memanfaatkannya. Dulu teknologi TTW ini digunakan untuk mengatasi jalanan bersalju dimana teksturnya tipis dan licin, mengakibatkan sepeda motor roda dua rawan terjatuh.

Total biaya yang dihabiskan bapak 54 tahun tersebut untuk proyek roda tiga ini sekitar  6 juta, karena turut memperhatikan kualitas komponen seperti rem cakram, velg, dan shock breaker. Seperti dilansir solopos.com , komponen-komponen berkualitas membangun kontruksi sepeda motor roda tiga yang tetap lincah di jalanan. Perubahan bagian depan 75 cm lebih lebar, serta panjang sepeda motor tetap standar. Keseimbangan lebih terjaga, libas berbagai kontruk jalan juga tidak masalah. Meski diusahakan Jupiter MX 2008 hasil modifikasinya ini tetap nyaman. saat ini masih ada kekurangan yakni di sektor konsumsi BBM dan top speed. Lantaran bobot sepeda motor ini bertambah 25 kg, menyebabkan mesin harus bekerja ekstra sehingga bahan bakar yang dibutuhkan jauh lebih banyak.

Karena modifikasi seperti ini tidak hanya untuk kepentingan sesaat, pasti banyak saudara-saudara kita penyandang disabilitas yang membutuhkan kendaraan seperti ini untuk menunjang mobilitasnya. Semoga saja pengembagan masih terus lanjut dan makin banyak sepeda motor reverse trike seperti ini. Akan banyak orang yang terbantu. Info lebih lanjut monggo kunjungi akun flickr Pak Rubiyanto disini. Dari akun tersebut, selain pengembangan sepeda motor reverse trike, Pak Rubiyanto dibawah nama R-Win Development juga mengembangkan berbagai teknologi lain seperti kit konversi sepeda motor berbahan bakar elpiji, tiny pick up, sampai mesin pupuk granul.

Oke semoga berguna 🙂 .

(bfa)

Advertisements

Posted on 23.08.2013, in Otomotif and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 20 Comments.

  1. keren, biasanya yang roda dua dibelakang, ini di depan

  2. ada 3 cakram di bagian depan, 2 di roda depan dan 1 di tengah ngadepnya miring gak seperti cakram umumnya, kira-kira buat apa ya? apa untuk menjaga kemiringan motor?

  3. Tulus Budi

    Pernah ngobrol langsung dgn pak rubianto di solo….. nunggu testimoni pengguna motor disabilitas lainnya, soalnya sampe saat ini tetep harus nurunin kaki dan standart samping saat berhenti….(seperti gambar terakhir)

    • wah tetep harus pake standar samping dulu ya , apa desain 2 roda depan dan 1 roda belakang masih belum bisa nyeimbangkan motornya mas ?

      • Tulus Budi

        trike ini jenisnya Tilting Reverse Trike, jadi keunggulannya justru di mekanisme Tilting-nya mas….. dgn teknologi Tilting bisa mengurangi efek gaya sentrifuga seperti yg terjadi pada Trike untuk penyandang cacat biasa…. artinya bisa berbelok dgn kecepatan tinggi tanpa gejala ngebuang dan tetep stabil tanpa selip…..

  4. kalau untuk yamaha mio biayanya kira2 berapa ya/ ??..
    untuk wilayah DKI , ada gak…

  5. brayanadem

    model yg tidak pakai cakram ditengah ada gak,biar kliatan tambah manis.

  1. Pingback: Dradjad Tegaskan Amien dan Hatta Masih Sejalan | Headline Berita Hari Ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: