Advertisements

Bagaimanapun Juga Mobil dan Motor Itu Sama Bahayanya!

Satria FU menabrak mobil avanza dari arah berlawanan. Insiden tersebut terjadi saat malam minggu dimana suasana ramai meski tengah malam. Kalau tidak salah waktu itu bulan Maret, saya tengah melintas di jalan yang tidak terlalu sepi, serta lokasi di pusat kota. Dari jauh ada kerumunan warga dan dugaan saya benar, itu kecelakaan. “Ada apa mas?”, “itu ada sepeda motor nabrak mobil”. Jawab seorang warga . Usut punya usut, insiden yang terjadi tepat di pertigaan itu rupanya menjadi ajang kebut-kebutan oleh pengendara motor yang waktu itu mengalami luka sangat parah. Bayangkan bagian depan mobil sebelah kanan sampai penyok. Untung saja penumpang di dalam mobil tidak apa-apa.

Kasus yang melibatkan mobil vs. Motor seringkali terjadi akibat kelalaian dari pengendara itu sendiri, baik masing-masing atau salah satu pihak. Kecelakaan yang dialami pengendara Satria FU sampai motornya itu hancur parah, sedangkan penumpang mobil tidak mengalami cedera, merupakan salah satu dari sekian banyak kecelakaan yang melibatkan motor dan mobil.  Berkaca pada kasus tersebut, setiap bikers dan drivers mesti memahami karakteristik kendaraan masing-masing. Jason Eric Kipness, seorang pengacara spesialis kecelakaan kendaraan dari Dallas, Texas, AS, membuat catatan penyebab kecelakaan yang disebabkan konflik antara sepeda motor dan mobil, seperti yang dilansir dapurpacu. Terdapat lima faktor utama, yakni :

DSC05026

1. Kecelakaan Sepeda Motor dengan Mobil

Mayoritas kecelakaan sepeda motor terjadi karena pengemudi mobil tidak dapat melihat keberadaan sepeda motor, terutama di siang hari. Disinilah pentingnya menyalakan lampu disiang hari. Dan fitur AHO yang disediakan pabrikan. Selain itu kecelakaan dapat terjadi karena pengemudi yang kurang konsentrasi. Sekalipun kendaraan terlihat jelas, tapi kalau melamun dan terjadi kecelakaan, sama saja bohong. Disini mobil menjadi kendaraan yang paling sulit menangkap keberadaan kendaraan kecil didekatnya. Spion meski sudah standby, adakalanya blind spot (titik dimana kurang leluasa melihat keadaan didepan) menjadi ancaman. Belum lagi kalau cuaca  hujan lebat, pandangan kedepan semakin berkurang.

2. Kecelakaan Akibat Berhenti Mendadak
Hal ini bisa diatasi dengan atur/ jaga jarak antar kendaraan. Supaya disaaat rem mendadak, kendaraan lain punya celah untuk mengerem. Seringkali kecelakaan yang diakibatkan rem mendadak dapat membuat pengendara motor dapat mengalmi celaka yagn lebih parah. Misal ada mobil rem mendadak, sepeda motor dibelakangnya spontan direm dengan keras dan menyebabkan pengendara terlempar. Disamping itu sepeda motor yang rem mendadak dapat juga ditabrak dari belakang oleh mobil.  Konsentrasi dan jaga jarak sedemikian rupa saat berkendara, terlebih saat kecepatan tinggi wajib diperlukan.

3. Kecelakaan Karena Sepeda Motor
Ada insiden pasca lebaran kemarin di Kota Malang, dimana sepeda motor melaju kencang di jalan raya dan melewati jalan aspal yang licin. Waktu ngerem mendadak karena lalu lintas padat,  alhasil langsung ndlosor (rebahan) dan si pengendara jatuh ke kolong truk , dan kemudian . . . . . .  ya begitu lah.  Faktor yang memungkinkan terjadinya hal seperti itu antara lain karena faktor cuaca, kondisi jalan yang tidak baik (berlubang/ tumpahan oli, etc), lalu lintas padat, serta skill pengendara yang belum terasah dengan baik.

19062012

4. Kecelakaan Akibat Pintu Mobil
Untungnya sampai saat ini saya belum pernah melihat langsung kecelakaan karena pintu mobil. Kecelakaan seperti ini bisa terjadi karena kurang pekanya penumpang/ sopir mobil terhadap kondisi sekeliling. Termasuk bisa terjadi karena mobil parkir di tempat yang dilarang parkir. Antisipasi untuk sepeda motor yang melewati didaerah mobil parkir, lebih baik memelankan kendaraan dan jangan lupa jaga jarak. Sedangkan penumpang mobil diharapkan supaya lebih mengawasi kondisi sekitar, karena membuka pintu mobil di jalur ramai, rentan tersenggol kendaraan lain.

5. Pengemudi Mobil Agresif
Kondisi mood saat berkendara banyak dipengaruhi situasi dan kondisi jalanan waktu itu. Berangkat keadaan fresh dan ceria, sampai tujuan penampilan acak-acakan ditambah dengan muka murung, jutek, bete’ dan segala ekspresi kemurungan lainnya. Kondisi psikologis seperti ini menjadi ancaman utama dalam keselamatan berkendara. Apabila pengendara mobil dan motor sama-sama ingin mendahului tanpa ingin mengalah, alamak kecelakaan bisa saja terjadi.  Saat suasana seperti ini, lebih baik coba ademkan diri dengan menepi sejenak ditempat sejuk. Tarik nafas supaya lebih rileks. Atau kalau terjebak macet, lebih baik menghibur diri dengan menyanyi, gak peduli itu suara di dalam mobil, atau di dalam helm sekalipun, yang penting enjoy. Bisa juga (dan ampuh) dengan cara membaca istighfar selama di perjalanan, atau doa minta keselamatan dan kelancaran. Karena siapa yang sudi setan merasuki sanubari sampai membuat kita lupa diri.

Dari berbagai penjelasan diatas kuncinya yakni tetap konsentarasi dan hati-hati, jangan lupa berdoa sebelum/saat berkendara. Kalau motor itu kita melindungi besi, kalau mobil itu besi yang melindungi kita. Mobil itu besar, salah perhitungan bisa mengakibatkan pengendara lain celaka. Sedangkan motor, 18 kali lebih beresiko kecelakaan ketimbang mobil. So, keep safety riding bro sist!

(bfa)

Advertisements

Posted on 03.10.2013, in Otomotif and tagged , , . Bookmark the permalink. 3 Comments.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: