Advertisements

Ben Spies Pensiun Dini , MotoGP Kehilangan Satu Lagi

“ Ben Spies Retires from Racing”, salah satu judul artikel yang diposting Ben Spies di akun fanspage-nya kemarin. Seakan tidak percaya saya baca artikel itu dan memang benar diusianya yang 29 tahun, Ben Spies memutuskan pensiun dini akibat cedera berkepanjangan yang menimpa dirinya dibeberapa race kemarin, terutama di Sepang Malaysia 2012 dan Indianapolis 2013 lalu. Apa mau dikata lagi, saya tak menyangka karir yang mulai ia rintis di AMA Superbike, Superbike, hingga masuk kelas MotoGP harus ditutup karena cedera berkepanjangan seperti ini.

Disadur dari bola.net berikut press release dari Ducati Motor Holding

Ducati Motor Holding dan Ben Spies mengumumkan pada hari ini bahwa pebalap Amerika Serikat tersebut tak akan membalap pada musim 2014. Kedua belah pihak telah setuju untuk merevisi kontrak Ben saat ini. Pebalap berusia 29 asal Texas ini menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan Ducati pada akhir tahun lalu untuk membalap di MotoGP 2013 dan 2014 sebagai bagian dari Ignite Pramac Racing.Hasil operasi pada kedua bahu membuat Ben ragu kondisi fisiknya bisa fit untuk tahun depan. Keputusan ini diambil atas persetujuan Ducati dan Ben untuk melepasnya dari tugas apapun pada tahun 2014.

Berikut pernyataan resmi dari Spies yang saya sadur dari official webnya disini .

(eng) I had such high hopes for racing for Ducati and Ducati has been incredibly supportive of me during this challenging year, so I am tremendously disappointed that I have not been able to fulfill my personal goals and team goals with Ducati. I want to thank everyone from racing organizations, factories, teams and all my fans for helping me and supporting me throughout my career. I never dreamed that I would reach the level of success that I have over the past 20 years of racing, but the time has come to stop and I do so with great sadness.

(Ina) Tadinya saya punya harapan tinggi dengan membalap bersama Ducati. Mereka juga selalu mendukung saya dalam menjalani tahun yang berat ini. Saya jelas sangat kecewa tak bisa meraih target personal dan tim. Terima kasih kepada seluruh organisasi, pabrikan, tim dan penggemar yang selalu memberi dukungan dalam karir saya. Saya tak pernah bermimpi bisa meraih banyak kesuksesan selama 20 tahun terakhir, namun inilah saatnya untuk berhenti, dan saya melakukannya dengan kesedihan yang mendalam.

Lorenzo sempat mengunjungi Spies , pertengahan Agustus lalu

Melihat sepak terjangnya bersama Ducati setelah sebelumnya “dibuang” Yamaha Factory Racing (YFR) membuat para fans-nya seakan tidak rela ia berhenti dari balap. Seperti komentar dari salah satu fans di facebook:

Heart broken for you Ben, really I mean that more than you know. I’ve followed your career for a long time. We haven’t met but I’ve seen your actions and read or heard your words for years and know your a wonderful human being with a great love and passion for racing. Everything happens for a reason, though it may not have revealed its self yet. Positive attracts positive, it’s the law of attraction. Down but not out! I truly wish you nothing but love and peace in your life. To say you’ll be missed on the grid is an absolute understatement

Salah satu aksi Spies memukau publik ketika ia race di Indianapoli 2011 lalu

Beberapa komentar di postingan itu juga mendapat banyak tanggapan dilihat dari like yang didapat, padahal komen yang ditulis cukup singkat, “ Ducati….killing careers since 2004 “ ditulis akun bernama Rob Rupprecht yang mendapat 41 like, serta satu komen dari akun bernama Manuel  Mendez : “ Please return to SBK! “ yang mendapat 20 like. Dari berbagai komentar yang masuk jelas sekali banyak fans kecewa, tapi bagaimanapun juga tetap mendukung apapun keputusan Spies.

Sekedar mengingat bagaimana sepak terjang Spies dulu yang sempat menjuarai AMA Superbike tiga kali berturut-turut. Kemudian dinobatkan sebagai World Champion of Superbike 2009 kalau tidak salah, ini kali pertama saya mengetahui siapa itu Ben Spies, ya dari Superbike ini, aksinya sungguh luar biasa. Skill dan semangat bertarungnya tersebut membuat ia dilamar Yamaha Tech 3 untuk membalap di Kelas MotoGP bersama Colin Edwards, hingga ia dinobatkan sebagai Rookie of the year 2010. Kemudian di tahun 2011 dan 2012 ia naik ke tim pabrikan Yamaha bersanding dengan Lorenzo. Hingga pada akhirnya ia dilengserkan karena tim pabrikan garpu tala punya rencana sendiri tentang proyek duo rider timnya itu. Musim ini rider berjuluk The Texar Terror tersebut turun kelas ke tim satelit membela Ignite Pramac Ducati bersama Andrea Iannone. Selama berkarir di MotoGP ia meraih enam podium serta satu kemenangan di GP Assen Belanda di 2011.

Tulisan ini secara tidak langsung menjawab salah satu postingan saya dulu, “Apa Kabar Ben Spies ?” , yang ternyata kabar ia saat ini mendapat perawatan karena cedera berkepanjangan 🙄 . MotoGP kembali kehilangan satu rider berbakat lagi, salah satu rider yang pernah merasakan masa kejayaan , rider yang juga pernah disingkirkan dari tim pabrikan. Semoga lekas sembuh dan sukses selalu untuk karirmu kedepannya.

“Wanna say thanks to everyone for the support on this decision. It was a hard one, but now I understand when they say you know when the time has come. I always dreamed of getting paid to race a motorcycle for a living . . . ” – Ben Spies-

(bfa)

Salah satu bentuk dukungan fans agar Ben Spies kembali pulih, gambar ini dipost 24 September lalu.

 

Advertisements

Posted on 27.10.2013, in Race and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: