Advertisements

Menolak Lupa Kasus Fikri

10122013(004)

Melihat aksi pembacaan puisi dan teatrikal untuk Fikri dan keadilan yg belum berpihak padanya. Cukup lama saya terpaku pada aksi para mahasiswa UKM UB yang berlangsung kemarin malam (10/12). Sejenak saya berpikir, alangkah tercorengnya nama ITN di mata masyarakat terutama di Malang. (imho) Mungkin sekarang mulai dikenal sebagai kampus kekerasan.

Acara sosial mengingat lupa akan kasus kematian Fikri yang terjadi di Goa Cina sekitar 2 bulan yang lalu ini diadakan oleh Aliansi Mahasiswa Anti Kekerasan (AMAK). Beberapa puisi yang dibacakan mengajak semua yang hadir di depan perpus pusat Unversitas Brawijaya (UB) itu untuk menolak kekerasan di kalangan mahasiswa. Salah satunya kekerasan fisik saat ospek seperti saat pembacaan puisi yang diselingi aksi teatrikal pemukulan junior oleh seniornya. Saya lihat semalam itu hadir juga beberapa wartawan dari media mainstream. Seperti Kompas(dot)com, dan beberapa jurnalis lain.

“Tidak ada yang berhak menindas kita selain Tuhan .“

Berita kasus ini lebih lanjut bisa dibaca di seputarmalang , kompas regional , RRI , atau di media lain.

(bfa)

Advertisements

Posted on 11.12.2013, in My Stories and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: