Advertisements

Berawal dari “Istana Maimun”, Indikasi Settingan Kuis Kebangsaan

Tak selalu berita di sosial media di-cover di channel TV. Bisa jadi karena mengandung unsur politis dan rawan kasus pencemaran nama baik. Apalagi mendekati 2014 dimana genderang perang antar calon politisi makin gencar  dilakukan. Cara yang terbukti ampuh yakni promosi lewat media televisi. Konsepnya bermacam-macam, mulai dari murni iklan, sampai kampaye terselubung berkedok kuis. Menyambung kalimat diawal, tahu MNC group kan ? tahu Hari Tanoe dan pencalonan dirinya bersama Wiranto ? . Kasus yang terjadi Selasa (10/12) lalu seakan menjadi aib untuk calon pasangan presiden dan wakil presiden ini.

Kuis Kebangsaan di RCTI yang digembar-gemborkan sebagai penguji wawasan masyarakat tentang Indonesia dan pengetahun umum itu menjadi trending topik setelah Selasa lalu kuis yang juga punya kembaran di Global TV dengan nama Indonesia Cerdas ini ada indikasi telah disetting “sedemikian rupa”.  Saya beri tanda kutip karena kata tersebut merujuk pada konotasi negatif. Intinya, sebelum pembawa acara menunjuk salah satu diantara 5 huruf yang disediakan dan membacakan pertanyaan, penelepon lebih dulu menjawab. Lucunya lagi jawaban si penelepon tersebut memang benar jawaban dari soal yang belum dibacakan waktu itu. Publik tidak mempermasalahkan hadiah yang disediakan, karena meski terbukti settingan, siapa juga yang nolak dapet hadiah cuma-cuma. Masalahnya disini, bagaimana bisa si penelepon tahu jawaban dari pertanyaan yang belum dibacakan ? 😉 .

Seorang warga bernama Syaifudin dari Trenggalek, Jawa Timur, melontarkan jawaban, “A. Istana Maimun.” Padahal, Syaifudin belum memilih pertanyaan yang diajukan. “Huruf apa Pak? Bukan, Pak. Ini dia nih. Bapak boleh pilih dulu huruf (W, I, N, H, T) yang ada di sebelah saya. Silakan,” kata Tifanny, pembawa acara, seraya menunjukkan pilihan huruf yang dapat dipilih Syaifudin.

Syaifudin pun terdengar kebingungan, dan sempat berujar, “Ooh…” . Setelah berpikir sejenak, Syaifudin pun akhirnya memilih pertanyaan yang berada di balik huruf “H”. Setelah itu, Syaifudin pun diajukan pertanyaan sebagai berikut: “Istana yang menjadi salah satu ikon Kota Medan dan dibangun pada tahun 1888 adalah?” Di bawah pertanyaan, ada tiga pilihan, yaitu; A. Istana Maimun; B. Gedung Sate; C. Museum Gajah. Syaifudin pun kembali mengulang jawaban, “A. Istana Maimun”, yang dinyatakan benar.

Demikian seperti dilansir Kompas.com , ada satu lagi kejadian menarik.

Seorang warga dari Medan bernama Yoel pun sempat kebingungan mengikuti kuis ini. Sebelum mendapatkan pertanyaan, Yoel langsung melontarkan jawaban, “A. MT Haryono”. Akhirnya, pembawa acara pun mengingatkan Yoel untuk memilih pertanyaan terlebih dahulu. Yoel pun sempat memilih huruf “A”. Padahal, di layar kaca, tak ada huruf A. Huruf yang tersedia adalah W, I, N, H, T. Akhirnya, Yoel memilih huruf “W”. Pertanyaan pun diajukan, “Selain Ahmad Yani, siapa yang termasuk dalam 7 pahlawan revolusi?” Selanjutnya, terpampang tiga pilihan, yaitu; A. MT Haryono; B. Gatot Subroto; C. Selamet Riyadi.

Kontan kejadian tersebut menyita banyak perhatian. Dari yang saya baca di twitter, kebanyakan menyorot kejadian “ istana Maimun itu :mrgreen: . Kalau di Kaskus,  weh gak kalah rame!, coba baca di thread ini ➡ Kuis Kebangsaan WIN-HT TERBUKTI SETTINGAN !!! Disana banyak komentar yang intinya banyak yang tidak menyangka cara seperti itu dilakukan demi mendapat empati dari masyarakat.

 “Baru bakal calon aja kampanye pembohongan publik lagian ngebet amat sih mau jadi pemimpin negara mana yang punya tuh tipi gonta-ganti partai lagi percuma ngabis-ngabisin duit buat kampanye ga bakal kepilih loh.”. tulis akun bernama momod.palsu di thread tersebut.

“ Wah semacam paranormal yg jawab..bisa tau jawabannya sebelum pertanyaanya..so amazing.. “ tulis akun bernama broken.angel.

” Dari awal ane udah tau klo orientasi acara ini memang bukan kuis tp kampanye! awalnya aja udah tipu2 apalagi ntar klo udah jadi.” Ujar akun bernama Valach

Terkait hal itu pihak penyelenggara acara memberi klarifikasi via official twitternya di @kuiskebangsaan . Penyelenggara kuis berulang kali menyampaikan bahwa kuis kebangsaan bukan settingan. Berulang kali admin menjelaskan kepada masyarakat yang menanyakan hal tersebut. (baca : Klarifikasi Kuis Kebangsaan ) . Pemberitaan media memang saya perhatikan menyudutkan penyelenggara kuis tersebut. Tapi tanpa bermaksud berpihak, saya menyayangkan sikap RCTI yang mem-blok video kuis kebangsaan ( episode ‘Istana Maimum‘ yang heboh itu) yang sudah ditonton banyak orang di YouTube. Padahal dengan mengambil kebijakan tersebut masyarakat menilai RCTI terkesan menutup-nutupi persoalan tersebut dengan dalih hak cipta. Masa sih udah ditayangin di tivi tapi dipersoalkan hak ciptanya ? padahal banyak lho acara di RCTI yang tidak di blok di YouTube.

Sementara itu Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) juga memanggil RCTI terkait indikasi muatan politik terutama menjelang pemilu 2014 nanti. Seakan menjadi bumerang, meski pihak Kuis Kebangsaan sudah memberi klarifikasi, masyarakat tetap menaruh curiga. Mungkin benar ada settingan dibalik acara yang tiap episode-nya mendatangkan para caleg dari partai bersangkutan tersebut. Kalau merasa tidak bersalah, kenapa yang di YouTube malah diblok ?. Silahkan membuat kesimpulan masing-masing.

(bfa)

Baca juga salah satu artikel kompasiana yang tak kalah penting!  Teguran dan Petisi untuk Menghukum “Kuis Kebangsaan” RCTI

Penuturan salah satu pemenang Kuis Kebangsaan

Penuturan salah satu pemenang Kuis Kebangsaan

Penuturan salah satu karyawan Global TV di thread kaskus terkait konsep acara seperti kuis kebangsaan tersebut.

Penuturan salah satu karyawan Global TV di thread kaskus terkait konsep acara seperti kuis kebangsaan tersebut.

*nb: pemblokiran video di Youtube oleh pihak RCTI membuat salah satu kaskuser bernama silverinnova meng-upload kembali Kuis Kebangsaan episode “Istana Maimum” tersebut. Namun kali ini di upload di Vimeo, alternatif disaat YouTube tidak aman.

Advertisements

Posted on 14.12.2013, in My Stories and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: