Advertisements

Ngomongin Cuci Motor dan Tipsnya

Musim hujan merupakan musim dimana kendaraan bermotor lebih sering terlihat kotor ketimbang bersihnya. Sekalipun itu habis dicuci entah di tempat pencucian atau dimandikan sendiri. Ada rambu-rambu yang perlu diperhatikan karena tidak semua komponen ramah dengan air.  Selain itu untuk masalah nyuci motor, ada tanggapan berbeda di masyarakat. Ya sekalipun ini sepele.

Sebenarnya apakah boleh motor diguyur air saat mesin masih panas ?. Pertanyaan klasik yang dijawab iya dan ada juga yang bilang tidak. Satu penjelasan saya temukan dari Kompas Otomotif yang menjelaskan bahwa  mencuci motor bisa dilakukan saat mesin mati maupun masih panas. Berikut kutipannya.

“ . . . boleh saja suhu dapur pacu masih panas diguyur air dan tak akan mengubah struktur material. Sebab, suhu pendingin (air yang disemprotkan) maupun pemanas (jika steam) masih di bawah batas ukuran. Lain hal jika suhu air di bawah minus 0 derajat atau air panas di atas 100 derajat. Itu yang bisa bikin struktur material komponen mesin berubah sehingga kinerja mesin jadi tidak normal.

“Jadi, mesin masih panas, dingin, atau masih hidup boleh diguyur. Kecuali mau membuka atau kencangkan baut, sebaiknya suhu mesin dalam kondisi normal. ”

Kalau menurut saya sebagai orang awam sih, sekalipun memang benar oleh pabrikan dibolehkan mencuci motor dalam keadaan mesin panas, tapi itu suhu mesin belum benar-benar dingin langsung disemprot air. Ibarat gelas panas disiram air dingin. Sedikit banyak pasti juga ada retakan meskipun kecil, imho.

Pencucian motor wajib dilakukan setelah diguyur hujan dan atau setelah diajak ke pantai sebagaimana tertulis di buku panduan pengguna. Bagaimana kalau merasa capek begitu tiba dirumah ? kebanyakan ya dicuci esok hari. Yang pasti motor harus dicuci segera. Masih dari sumber yang sama, ada beberapa bagian pada motor yang harus bersih ketika dicuci. Seperti mika lampu depan dan belakang dan panel spidometer, supaya tidak muncul embun yang tembus diantara sisi-sisinya.  Selain itu shockbreaker depan terutama teleskopik dan shock belakang perlu juga dibersihkan supaya sil tidak terhalang kotoran.  Kolong spatbor belakang juga.. Dan satu lagi , nyuci pakai air bersih, jangan pakai air sungai.

Oiya satu lagi, nyucinya pakai sabun khusus motor, jangan sabun colek buat nyuci piring apalagi buat nyuci baju.

Mencuci sendiri menurut saya juga lebih baik, meskipun nyuci steam di tempat cuci motor lebih cepat dan gak ribet. Tapi coba deh lihat itu nyucinya disemprot air tekanan tinggi dan tidak semua komponen motor tahan dengan air tekanan tinggi. Dari sisi tampilan, nyuci di tempat cuci motor tidak selalu membuat motmor terlihat bersih merata, kadang masih ada bagian yang kurang bersih. Biasanya kalau kayak gitu pas antrian panjang sedangkan petugas cucinya cuma beberapa orang saja. Kalau nyuci sendiri enaknya itu kita bisa lebih telaten dan perhatian dengan motor kesayangan. Tahu sisi mana yang kiranya perlu dibersihkan ekstra karena kotoran menumpuk, tahu bagian mana yang gini yang gitu, dll.

Musim hujan merupakan musim dimana kendaraan bermotor lebih sering terlihat kecoklatan, apapun merknya. Sebenarnya peduli pada motor gak susah-susah amat. Paling susahnya kalau pas mau ganti sparepart aja, tahu sendiri part original harganya gimana. So, rawatlah motor dari hal-hal kecil, kalau gak mau kayak gambar dibawah ini nih, hehe.

(bfa)

Advertisements

Posted on 21.01.2014, in My Stories and tagged , . Bookmark the permalink. 9 Comments.

  1. Aku kalo nyuci pake sampo rambut

  2. hati-hati juga milih tempat cuci motor. motorku pernah dicuci sama ibu-ibu, bersh sih, tapi setelah aku pelototin ternyata cat pada gores. kelihatannya lap yang dipakai buat ngelap gak benar-benar bersih, mungki ada keriki-keriki nempel gitu. cape deh . . .

    http://indomoto.com/2014/01/21/mati-lampu-tak-selalu-bohlam-rusak/

  3. Mending nyuci sendiri di rumah sampe beli jet wash karena ngeri kalau di tempat cuci dengan kualitas air dan cara nyemprotnya yg asal ECU bisa jeubol rek….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: