Advertisements

Mengenal Lebih Lanjut dan Tips Antisipasi Hipnotis dan Gendam

Musim mudik kejahatan di jalanan semakin marak dan nekat. Seperti gendam dan hipnotis, meski termasuk modus lama masih banyak masyarakat yang kena, utamanya perempuan. Biasa menyasar mereka yang lagi sendiri atau kelihatan melamun maupun kecapekan, si pelaku dengan tenang – padahal dari awal matanya udah jelalatan nyari mangsa – menghampiri dan mengajak mengobrol atau langsung main tepuk pundak. Kemampuan seperti itu ada baiknya kita kenali lebih lanjut. Gendam dan Hipnotis penting diketahui agar kita lebih melek dan makin peka terhadap sekitar terutama di keramaian publik. Seperti satu penjelasan yang saya lansir dari postingan divisi humas mabes polri berikut ini. Tentunya akan lebih baik jika terus di-share ke orang-orang sekitar. 

Gendam adalah kejahatan penipuan menggunakan metode hipnosis, yang dipercaya menggunakan ilmu hitam atau magic atau sihir. Padahal secara teknis gendam merupakan salah satu atau gabungan dari teknik shock induction, Ericksonian Hypnosis, dan Mind Control (telepati, magnetism) dan termasuk dalam metode hypnosis modern yang sudah dikenal di dunia barat. Hipnotis sebenarnya istilah buat pelaku yang mempergunakan kemampuan hipnosis. Ini persepsi yang harus kita buang dulu. Hipnosis sendiri adalah ilmu pengetahuan yang layak dipelajari oleh siapapun, jadi tidak ada kaitannya dengan ilmu hitam. Dia seperti pisau, bisa dipakai untuk memotong bawang atau malah membunuh. Tergantung pemakainya.

Sebagaimana diketahui bahwa tindakan kita itu digerakkan oleh pikiran (alam) sadar dan pikiran bawah sadar kita. Ketika pikiran bawah sadar kita bekerja, tentu pikiran sadar kita tidak berfungsi. Sehingga kita tidak bisa berpikir logis atau kritis. Di antara alam sadar dan alam bawah sadar, terdapat critical area yang membatasi. Hipnosis adalah tindakan untuk mengurangi peran area kritis tersebut hingga akhirnya pikiran bawah sadar kita terbuka. Saat hipnotis berhasil memasuki alam bawah sadar kita, tentu kita tidak menjadi kritis dan sangat mudah menerima sugesti. Mentransfer uang, menyerahkan kendaraan, atau lainnya, adalah hasil dari sugesti hipnotis tadi.


Cara untuk mengurangi peran area kritis ini biasanya disebut induksi. Tekniknya macam-macam. Di antaranya dengan pembingungan (misalnya dengan mengajukan pertanyaan yang membuat kita bingung), intimidasi (membuat kita terpana karena takut atau kagum), pengalihan mendadak, sugesti perlahan, atau yang lain. Kebanyakan hipnotis menggunakan kombinasi dari berbagai teknik tersebut. Calon korban yang banyak diincar adalah wanita, remaja, orang yang terlihat kurang percaya diri, dan orang yang sendirian. Wanita diincar karena sering menggunakan perasaan sehingga critical areanya mudah terbuka. Remaja banyak diincar karena critical areanya masih tipis. Orang yang kurang percaya diri itu sugesti dirinya rendah sehingga mudah disugesti orang lain. Dan mereka yang sendirian, minimal mudah melamun atau bengong, sehingga peluang dihipnosis besar.

Secara teknis, untuk menghindari kejahatan hipnotis/gendam sangatlah mudah. Berikut ini tips untuk menghindari kejahatan gendam/hipnotis jalanan:

1. Percaya dan yakin sepenuhnya bahwa kejahatan hipnotis tidak akan mempan kepada orang yang menolaknya, karena seluruh proses hipnotis adalah proses “self hypnosis” (kita mensugesti diri sendiri). Rasa takut kita dimanfaatkan oleh pelaku hipnotis.

2. Curigalah pada orang yang baru anda kenal dan berusaha mendekati Anda, karena seluruh proses hipnotis merupakan teknik komunikasi yang sangat persuasif.

3. Hindari kontak mata dengan orang yang mencurigakan, serta waspadalah terhadap orang yang menepuk Anda dan hindari dari percakapan yang mungkin terjadi. Ketika Anda fokus pada ucapannya/kontak mata, pada saat itulah sugesti sedang dilontarkan. Segeralah pindah dari tempat itu dan alihkan perhatian Anda ke tempat lain.

4. Sibukkan pikiran Anda dan jangan biarkan pikiran kosong pada saat Anda sedang sendirian di tempat umum. Pada saat pikiran kosong, alam bawah sadar Anda terbuka sangat lebar dan mudah untuk tersugesti.

5. Waspadalah terhadap rasa mengantuk, mual, pusing, atau dada terasa sesak yang datang tiba-tiba secara tidak wajar, karena kemungkinan saat itu ada seseorang yang berusaha melakukan telepathic forcing kepada Anda. Segera niatkan untuk membuang seluruh energi negatif tersebut ke bumi, cukup dengan cara visualisasi dan berdoa menurut agama dan keyakinan Anda.

6. Bila ada orang yang memiliki kebiasaan “latah” usahakan agar kalau bepergian ditemani oleh orang lain, karena latah adalah suatu kebiasaan membuka bawah sadar untuk mengikuti perintah. Usahakanlah untuk menghilangkan kebiasaan latah tersebut.

7. Hati-hati terhadap beberapa orang yang tiba-tiba mengerumuni Anda tanpa suatu hal yang jelas dan pergilah ke tempat yang ramai atau laporkan kepada petugas keamanan. Kadang para pelaku kejahatan hipnotis melakukan aksinya secara berkelompok, seolah-olah saling tidak mengenal.

8. Jika Anda mulai merasa memasuki suatu kesadaran yang berbeda, segeralah perintahkan diri Anda agar sadar dan normal kembali, dengan meniatkan, “Saya sadar dan normal sepenuhnya!”

Selain antisipasi diatas masih banyak tindakan lain yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi kejahatan ini. Saya menemukan satu artikel sejenis dari kompasiana. Salah satu kompasioner membagi tips dari hasil pengamatan pribadi tentang antisipasi lain yang bisa dilakukan.

1. Usahakan selalu bertindak autis bila di tengah keramaian,maksud nya adalah jangan bengong,atau nothing to do. Karena biasa nya para pelaku gendam menyukai calon korban ( maaf ) yang bertampang bego dan suka bengong. Bahasa autis aku gunakan yang berarti anda melakukan kesibukan sendiri

2. Jangan biarkan pikiran anda kosong,melamun dan menerawang tidak jelas saat berada di tempat umum.Bila anda muslim,aku anjurkan untuk senantiasa berdzikirdalam hati.

3. Trik orang latah bisa anda gunakan,bila tiba-tiba saja ada yang menepuk pundak anda dari belakang dan disertai akting sok kenal dari pelaku.Silakan anda merespon tepukan tersebut dengan kalimat galak,misal nya,”Mau apa loe ?!”Hal ini akan mengurungkan niat pelaku,karena melihat anda yang dibawah kesadaran pikiran yang tinggi.

4. Selalu waspada terhadap orang yang menanyakan alamat,dan lain sebagai nya.Jawab saja,”Maaf,saya orang baru disini,silakan tanya di pos polisi ujung jalan itu…”

5. Jangan pernah terbuai oleh kemampuan bela diri anda, karena kejahatan ini sangat halus dan dapat melumpuhkan pikiran tanpa anda sadari.Jadi inti nya,bersikaplah yang rendah hati namun selalu mawas diri.

6. Jangan pernah percaya dengan orang asing.

7. Pelaku gendam atau hipnotis terkadang juga melakukan aksi nya via telepon, jadi jangan pernah tanggapi telepon yang masuk bila memang anda tidak kenal betul nomor tersebut.

8. Jangan pernah menggunakan jimat apapun, meski dengan iming-iming dapat menangkal gendam. Bila anda saat ini memakai aneka jimat yang aku maksud.Segera buang ke laut, karena dengan anda percaya kekuatan gaib dari jimat tersebut,akan semakin mudah anda dijadikan sasaran kejahatan gendam. (baca : setan ketemu setan, *red)

Semoga selalu waspada dimanapun kita berada, kejahatan terjadi tidak hanya karena . . . tapi juga . . . .Anda pasti familiar dengan tagline itu. Tetap waspada, semoga berguna, ingatkan selalu orang terdekat akan kemungkinan kejahatan ini.

(bfa)

 

Advertisements

Posted on 21.07.2014, in News and tagged , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: