Advertisements

Wonderful PAPUMA With HONDA & JATIMOTOBLOG : The Fire Of Togetherness (PART IV – end)

DSC00260

Jalanan Jember pagi cukup lancar. Kami menyempatkan lagi singgah sejenak di Alfamart seperti keberangkatan awal untuk menunggu mobil yang dibelakang. Tidak lama perjalanan berlanjut lagi. Memasuki kawasan Tanggul, Jember dimana jalanan lebih lenggang, menjadi keuntungan bagi kami dengan menambah kecepatan. Apalagi saat mulai masuk kawasan jatiroto jalanan benar-benar lenggang. Hambatan sekiranya muncul di daerah sekitar perbatasan lumajang-probolinggo.Seperti biasa disana selalu padat kendaraan besar macam bis dan truk gandeng.

 Jujur, untuk rute Jember-Malang biasanya saya suka ogah-ogahan lewat jalur ini. Sangat rawan. lha wong februari kemarin kecelakaan di daerah sini 😕 . Menurut penuturan langsung warga sekitar sana rata-rata dalam seminggu selalu ada korban. Baik yang selamat, meninggal di tempat, ataupun meninggal saat perjalanan ke rumah sakit. Hih ngeri. Alhamdulilah jalur ini tidak memberi hambatan berarti bagi rombongan fun touring. Lancar!

Seperti yang sudah terpampang di rundown acara, siang hari kami dijadwalkan ishoma di Rumah Makan Bromo Asri. Tapi seperti saat keberangkatan, ternyata kami terlalu cepat datang ke lokasi. Jadi masih nunggu bentar biar makanan seluruhnya tersaji di atas meja eksekusi, ngoahaha. Setelah kenyang dan semua sudah ready kembali, perjalanan dilanjutkan sekitar pukul setengah tiga. Setelah sebelumnya nyobain revo, kini ganti nyoba CB150R. Penasaran sih sama ergonomi dan riding style-nya kayak gimana. Sempat ditawari naik si artis CBR150R Dual Keen Eyes, tapi saya lebih pengen naik si sebe dulu. Sibiernya ntar aja kalo dah nyampe Sidoarjo, sekalian bikin video riding-nya gitu, hehe.

Keluar dari rumah makan Bromo Asri entah apa cuma saya aja yang ngerasa. Tapi posisi matahari yang dibarat searah dengan arah mata angin jalur yang kami lewati, membaut mata yang tadinya memang ngantuk tapi gak banget menjadi ngantuk banget. Silaunya membaut kurang konsen berkendara. Apalagi maaf nih kaca helmnya kan bening, jadi kurang bisa nahan silaunya. Saat di kecepatan konstan sempat ngerasa kok si sebe ini goyang-goyang, motornya yang masalah atau emang akunya yang ngantuk. ckck . . tapi pas lewat daerah yang jalan aspalnya tidak terlalu silau, udah cukup membantu. Apalagi nyampe daerah Bangil, Pasuruan lanjut ke Sidoarjo dengan lalu lintas sore yang padat lancar. Membuat konsentrasi berkendara meningkat, mau nyampe finish soalnya. Sempat juga ada Yamaha R15 yang melintas dan jadi “bulan-bulanan”salah satu rekan yang kebetulan naik CBR150R. Mereka jadi kayak touring bareng, berdampingan gitu, haha. Tak lihat dari belakang memang R15 lebih nungging ketimbang CBR150R .

Akhirnya perjalanan 5 jam lebih terbayar sudah tatkala sampai di kawasan arah MPM Sedati. Atas intruksi salah satu peserta, kami jalan dengan formasi dua lajur. Begitu roda menyentuh tanah MPM Sedati perasaan lega, puas, bangga, senang, lelah, jadi satu. Yes! misi selesai! Di sela istirahat saya sempatkan nyobain si sibier keliling muter-muter rute kecil. Motor ini  ergonominya lebih nyaman ketimbang R15. Suwer, ini bukan iklan, emang kenyataannya demikian. Ya meski bersifat subjektif. Tiap orang beda-beda ngerasainnya. Dengan postur tubuh yang bisa dibilang tidak terlalu tinggi, saya masih bisa itu bermanuver belok dengan mantap di pelataran parkir tanpa khawatir terganggu berat motor. Untuk impresi pertama dengan rute pendek, dari satu sampai lima saya kasih tiga setengah. Karena sektor lain belum saya coba. Seperti empuk gaknya sok di jalan berbatu, dll. hehe.

Mendekati jam lima sore akhirnya acara fun touring resmi ditutup dengan terlebih dulu berkumpul dan ucap syukur perjalanan lancar. Tak lupa bersalaman satu sama lain, serta tos bareng. Saat tos inilah saya merasa titik akhir perjalanan selama dua hari ini ada disini. Sekitar satu jam kemudian mobil travel yang menjemput rombongan dari Malang datang dan membawa kami berenam pulang. Paling gak dengan travelan gak perlu lagi konsen ngeliat jalanan. Bisa leha-leha~ .

Tapi percaya gak percaya, saya justru tidur lama dan lelap di keesokan harinya. Dan percaya gak percaya api unggun sisa anak-anak fun touring masih dan akan terus membekas di papuma. The Fire of Togetherness tak kan pernah padam sekalipun badai menghujam. *wenaak .

(bfa)

DSC00281

TOSSS!!

DSC00288

Biar safety pake helm dalam mobil.

DSC00227

header  akhir 1

header  akhir 2

header akhir 3

header paling atas

KEMBALI KE PART I

Advertisements

Posted on 02.10.2014, in My Stories, Otomotif, Travel and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: