Advertisements

5 Merk Knalpot Rekomended untuk R15 (with Dyno Test)

DSC09421

Upgrade tampilan R15-mu dengan mengaplikasikan knalpot aftermarket pendongkrak penampilan jadi makin kece. Gak pengen sekedar tampilan keren tapi gak tahu kayak gimana performanya ? Pengen beli yang berkualitas dan sesuai budget ? Berikut hasil review OTOMOTIF*. Ada 5 merk knalpot yang telah diuji / dikomparasi dengan membawa kualitas dan keunggulan masing-masing. Pengujian juga menggunakan mesin dyno. Seperti apa review komparasinya ? cekidoot!  . .

Sebelumnya mesin standart R15 tercatat punya performa sebesar 13,75 dk @8600 rpm dan torsi 12,48 Nm @7300 rpm. Pengukuran menggunakan mesin dyno Dynojet 250i. Bagaimana peningkatan performa dengan 5 merk knalpot berbeda ? kita mulai dari

  1. PRO SPEED

Tipe New Black Series. Berlabur warna serba hitam dengan logo Pro Speed di cetak sand blasting di badan silencer. Dbanderol Rp 1,2 Juta knalpot ini meningkatkan performa R15 menjadi 13,95 dk @8500 rpm , torsi 12,95 Nm @7200 rpm. Selisih kenaikan 0,2 dk dan torsi 0,47 Nm. Gerakan grafik dyno paling PRO SPEED paling mulus dibanding yang lain. Namun lebih cepat drop di putaran atas.

  1. SKR

Dimensi knalpot sedikit lebih kecil dibanding yang lain. Bermaterialkan pipa besi dikrom. Performa R15 terdongkrak diangka  13,91 dk @8300 rpm dan torsi 12,81 Nm @7200 rpm. Jadi selisih kenaikan dengan knalpot standart sebesar 0,16 dk dan 0,33 Nm.  Harga dibanderol Rp 450ribu.

  1. CLD

Memiliki dimensi knalpot kecil mirip dengan merk sebelumnya. Tipe C2 yang dikhususkan untuk R15 dibanderol Rp 1,1 Juta. Performa yang dihasilkan yakni 14,16 dk @8600 rpm dan torsi 12,6 Nm @7400 rpm. Selisi kenaikan 0,31 dk dan torsi (turun) 0,12 Nm.

  1. RX8

Tipe knalpot yang dites yakni RX8 TriOval RC1. Memiliki ujung knalpot berbentuk cone bermaterialkan plastik. Menurut penuturan produsennya knalpot ini punya karakter penggunaan harian ‘stop and go’. Dibanderol Rp 1,75 juta , knalpot dijual beserta DB killer dan adaptor dalam satu paket. Tipe ini menghasilkan performa sebesar 13, 86 dk @8300rpm dan 12,76 Nm @7200 rpm. Selisih kenaikan 0,11 dk dan 0,28 Nm. Angka kenaikan didapat di rpm rendah.

  1. WRX

Masih satu pabrik dengan RX8 namun dengan desain yang berbeda. Tipe knalpot yang dites yakni Oval K2 dibanderol Rp 1,2 juta dengan bahan stainless doff berdimensi sesuai dengan R15, alias tidak terlalu kecil. Mencatatkan performa sebesar 14,08 dk @ 8600 rpm dan torsi 12,54 Nm @7700 rpm. Selisih kenaikan 0,33 dk dan torsi 0,06 Nm. Performa mesin cukup optimal di putaran bawah dan atas, namun diputaran tengah kurang lebih sama seperti standart.

Berdasarkan data dyno test tersebut penggunaan knalpot aftermarket terbukti dapat meningkatkan performa meski di salah satu merk terjadi penurunan torsi. Meski begitu perubahan power dan torsi dicapai di rentang putaran mesin yang hampir sama dengan standart.

Semoga komparasi ini bisa jadi bahan pertimbangan bagi owner R15 yang mungkin sedang menimbang-nimbang pengen beli knalpot aftermarket yang mana. Semoga berguna!

ScreenShot015

Hasil pengujian

(bfa)

DSC09393

 

Advertisements

Posted on 17.11.2014, in Otomotif and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 2 Comments.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: